Design Thinking Cara Untuk Memecahkan Problem Dengan Solusi

Design Thinking

Bogor, doodlestudioid.com – Banyak permasalahan manusia didalam kehidupan sehari-hari, terutama didalam bisnis yang membutuhkan solusi. Dan ada banyak cara/tools yang digunakan untuk memecahkan masalah-masalah tersebut.

Misal ketika seorang kawan di Jogyakarta melihat bahwa desa asalnya kehidupannya ekonomi warganya amat dibawah rata-rata, mulai timbul ide dikepalanya bagaimana caranya mendesain solusi berbasis potensi desa dan komunitas, ala Design Thinking. Semua dipikirkan dari awal bagaimana solusi yang dirancang bersama komunitas dan warga desa, hingga sekarang menjadi desa wisata yang ramai.

Ada banyak lagi mereka yang sukses memecahkan problem masyarakat dan bisnis dengan menggunakan pendekatan ini.

Design thinking adalah metodologi desain yang memberikan pendekatan berbasis solusi untuk memecahkan masalah. Saat ini banyak dipakai oleh startup dalam membuat produk mereka. 

Design thinking ini sangat berguna dalam mengatasi masalah kompleks dengan memahami kebutuhan manusia yang terlibat, dengan membingkai ulang masalah, dengan cara yang berpusat pada manusia, dengan menciptakan banyak ide dalam sesi brainstorming, dan dengan mengadopsi pendekatan langsung dalam pembuatan ide prototipe dan pengujian.

Ada lima tahap model yang diusulkan oleh Institut Desain Hasso-Plattner di Stanford (d.school). Lima tahap Design Thinking ialah: EmpathizeDefineIdeateProrotype, dan Test. Berikut perinciannya :

Infografik Design Thinking
Infografik Design Thinking

1. Emphatize

Tahap pertama ialah untuk mendaptkan pemahaman empatik dari masalah yang ingin dipecahkan. Pada tahap ini dilakukan pendekatan terhadap customer kita. Apa sebenarnya yang diinginkan oleh mereka. Hal ini dapat dilakukan terjun langsung ke lapangan bertemu dengan mereka melakukan wawancara dan dapat juga bertindak seolah menjadi mereka. Agar permasalahan customer yang benar-benar ingin diselesaikan dapat berjalan dengan lancar.

2. Define

Informasi yang telah dikumpulkan selama tahap Empathize, dianalisis dan disintensis untuk menentukan masalah inti yang akan diidentifikasi. Tahap define ini akan sangat membantu untuk menyelesaikan masalah customer karena telah dilakukan penetapan masalah.

3. Ideate

Tahap ini merupakan tahap untuk menghasilkan ide. Semua ide-ide akan ditampung guna penyelesain masalah yang telah ditetapkan pada tahap define. Penting untuk mendapatkan ide sebanyak mungkin atau solusi masalah di awal fase ide. Untuk tahap akhir ialah penyelidikan dan pengujian ide-ide tadi untuk menemukan cara terbaik untuk memecahkan masalah atau menyediakan elemen yang diperlukan untuk menghindari masalah-masalah yang nantinya terjadi.

4. Prototype

Pada tahap ini akan dihasilkan sejumlah versi produk yang murah dan diperkecil, atau fitur khusus yang ditemukan dalam produk, sehingga dapat menyelidiki solusi masalah yang dihasilkan pada tahap sebelumnya. Prototype ini dapat diuji dalam tim sendiri, atau ke beberapa orang lain. Ketika ada masukan maka dilakukan pebaikan lagi pada prototype ini, sehingga dihasilkan prototype yang benar-benar bagus.

5. Test

Dilakukannya pengujian dan evaluasi terhadap produk kepada masyarakat dan hasilnya akan dilakukan perubahan dan penyempurnaan untuk menyingkirkan solusi masalah dan mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang produk dan penggunanya.

Nah, pada kelima tahap ini jika ada kegagalan disalah satu tahap dapat kembali ke tahap yang memungkinkan itu dapat diperbaiki. Contoh pada tahap Ideate tidak menghasilkan penyelesaian masalah, maka dapat kembali lagi ke tahap Emphatize.

Kami di doodlestudioid.com salah satunya menggunakan pendekatan ala Design Thinking untuk mencari solusi dalam pemecahan masalah yang dihadapi customer. Silahkan hubungi kami untuk solusi bisnis anda. Terima Kasih

Tinggalkan Balasan